Perempuan di Ponorogo Tewas dengan Luka Perut 21 Cm, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Perempuan di Ponorogo Tewas dengan Luka Perut 21 Cm, Polisi Periksa 4 Orang Saksi – Sulami (38) , masyarakat Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Ponorogo, diketemukan wafat bersimbah darah di muka tempat tinggalnya. Waktu diautopsi diperoleh luka di perut selama 21 cm yang jadi pemicu pokok korban wafat.

” Hasil dari autopsi ada luka di perut selama 21 cm, cuma diketemukan luka di perut, ” ujar KBO Satreskrim Polres Ponorogo Ipda Hariadi waktu didapati di RSUD dr. Harjono, Selasa (9/4/2019) .

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko mengatakan sekarang tengah dijalankan olah TKP. Terkecuali itu, pihaknya pula mengecek beberapa saksi.

” Ada 4 orang saksi yang dicheck, 2 dari keluarga korban serta 2 dari masyarakat yang menyaksikan, ” jelas ia.

Menurut dia, korban didapati tinggal bersama-sama ibu serta suami sirinya. Waktu insiden, ibu serta suami sirinya tengah tidak ada di tempat.

” Ibunya magrib keluar rumah buat memijat tetangga, sebab profesinya jadi dukun pijat. Suaminya keluar pula, jadi korban berada di rumah sendiri, ” tuturnya.

Info dari ibunya, lanjut Maryoko, korban pernah kerjakan uji coba bunuh diri pada tahun 2008 saat kemarin. Korban pernah menyayat lehernya untung waktu itu korban sukses ditolong.

” Kami masihlah memahami info dari saksi, olah TKP serta selalu kerjakan penyidikan buat sadari motif serta korban wafat gara-gara apa, ” ujar ia.

Hasil dari olah TKP, polisi mengamankan barang-barang bukti seperti pisau yang disangka dipakai buat menyayat perut, helm, uang, HP, serta sampel darah korban.

” Waktu diketemukan, sisi perut korban yang terluka sampai ususnya keluar, ” pungkas ia.